Masyarakat Mesir tunduk pada satu penguasa tunggal, yakni sang Raja, yang disebut Firaun. Berbeda dengan anggapan kebanyakan orang selama ini yang cenderung menggeneralisasikan istilah tersebut, sebenarnya istilah Firaun/Pharaoh ini baru melekat sejak kekuasaan Amenofis IV, pada seperempat kedua abad ke-14 M, yakni pada masa Kerajaan Baru. Sebelumnya, kendati menyandang status dewa, Firaun tetap saja disebut “Raja”.
Mesir banyak mengimpor budak dari berbagai peperangan yang mereka lakukan. Budak-budak ini biasanya dipekerjakan di rumah-rumah orang kaya, yang terbuat dari bata lumpur di delta Nil. Pada masa Kerajaan Lama dan Tengah, mereka juga dipekerjakan untuk membangun piramida. Namun, banyak juga rakyat yang turun tangan menjadi pekerja, sukarela atau ahli bayaran.

yang di atas gambar dari buku anak-anak, Spotlights: Bangsa Mesir karya Neil Grant. Itu gambar topografi daerah Mesir Kuno. Sungai Nil juga ada tuh...... Lihat delta sungai nil yang kayak bunga lotus....... btw yang disebut Upper ama Lower Egypt jangan dilihat posisinya pada peta... Upper Egypt itu Mesir daerah perbuitan...letaknya agak ke selatan... Lower Egypt daerah delta... di atasnya kalo di peta.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar